Minggu, 02 Februari 2014

Above The Cloud



Camera: Canon 1000D
Place: Tangkuban Perahu, Bandung

berakhir indah


Assalamualaikum..

sudah februari!!! so first post on february, enjoy :)

Jadi, sampai sekarang pun awalnya masih galau dan bingung untuk masalah jurusan padahal udah H-2minggu ngisi undangan. Memang sih jangka waktunya lama tapi kan mesti fokus TO, UAN, UAS terus ada ujian praktek juga jadi bener-bener harus yakin dan sejauh ini insya Allah sudah...tambah yakin karena cerita dibawah ini..

Perjalanan mau ke lapangan merdeka aku bilang ke mama kalau kampus gizi UI itu di depok, ngga barengan sama kampus FK yang deket RSCM. Dan akhirnya bapak lanjut nanya dan ya berbicara ini itu. I wasn't in the mood at that time buat ngomong serius jadi sikapnya agak tidak baik waktu nanggepin apa yang dibilang sama bapak. Berlanjut lah sampai di lapangan merdeka dan ternyata Bapak masih lanjut ngomong panajang lebar dan dengan tambahan wejangan.....dan seperti biasa ngga kuat dan nangis (cengeng banget hiks) akhirnya ngga jadi turun ke lapangan merdeka karena matanya sembab. HUHUHU padahal udah pengen banget makan bubur ayam dan setelah 3 minggu berencana ke lapangan merdeka baru hari ini akhirnya jadi dan tetep deh gagal turun. Mungkin Allah punya cerita lain yang lebih baik..

Sampai dirumah dengan mood yang masih agak sedikit berantakan beres-beres rumah dan segala macem, Bapak ngajak diskusi lagi sampe bawa whiteboard buat ditulis. I wasn't ready takutnya jadi malah debat-debat kecil gitu lagi entar mewek lagi hueeee padahal lagi banyak tugas dan sangat amat lagi menjaga mood, maklum cewek (pms). But it turned out with great result!!! Bareng si mama akhirnya diskusi pengen di universitas apa, kemudian jurusannya apa. Menurut si Bapak aku kurang cocok dengan jurusan yang sejauh ini sudah kuyakini cocok karena menurut Bapak kemampuanku akan kurang ter explore kalau masuk kejurusan itu. Pada dasarnya Bapak dan Mama itu sama sekali ngga maksa aku masuk jurusan manapun, semuanya terserah aku dan mereka sama sekali tidak punya target apa pun yang penting katanya aku bahagia (terharu) tapi tetep kalau bisa kuliah Alhamdulillah masih ada rezeki buat kuliah kan. Mau ngga kuliah dulu nunda setahun juga boleh, tapi harus dengan rencana yang mateng 1 tahun itu mau ngapain apa aja biar ngga wasting time.

Tapi Alhamdulillah setelah mendengar penjelasan dari aku dan mama akhirnya si Bapak yakin dengan jurusan yang selama ini aku yakini insya Allah dan dengan izin Allah aku cocok masuk yaitu jurusan Gizi. dan lucunya lagi pas pulang shalat ashar si bapak ketemu temen yang tanpa sadar cerita masalah yang menjurus ke gizi juga. hehehe senengggg deh. At least orang tua juga udah yakin dan dukung jadi tambah yakin juga sama pilihan semoga kalau memang bener disitu, nanti masuk ke universitas yang dipengen juga jalannya lancar dan ilmunya jadi berkah untuk ke depannya..

Makasih ya Allah sudah memberikanku orang tua yang sangat perhatian, dan sangat mendukung aku. Serta ngga lupa selalu mengingatkanku kepadaMu. Karena sesungguhnya semua kuasa berada di tanganMu.



"What missed you was never destined for you, what hit you would never have missed you"
Saya percaya itu karena Allah udah tentukan, tinggal bagaimana umatnya berusaha dan bertawakal. dan selalu minta kepada Allah SWT :)


The Unbreakable Promises

The 4 Unbreakable Promises

1. "So remember Me; I will remember you" (Baqarah:152)
2. "If you are grateful, I will surely increase you [in favors]..." (Ibrahim:7)
3. "Call upon Me, I will respond to you..." (Ghafir:70)
4."...And Allah will not punish them, while they seek forgiveness..." (Anfaal:33)
- Shaikh A'id al-Qarni

Rabu, 01 Januari 2014

Grateful

Assalamualaikum!!!

Alhamdulillaaaah balik nulis lagi setelah sekian lama ngga entri post apa pun.
First posting in 2014. Ketika waktu berjalan cepet banget, dan sekarang udah 2014.

Setelah apa yang dilalui di 2013, yang paling paling dirasain adalah I'm so thankful for each day in 2013. Entah kenapa seharian ini aku merasa sangat amat bersyukur sama 2013ku. still, I'm full of so many regrets tapi ngga tau kenapa 2013 ini banyak banget pelajaran yang bisa diambil. Dan aku merasa aku sangat sangat bersyukur sama apa yang terjadi di 2013. I won't change a thing.

Cuma pengen bilang itu aja sih, lega banget bisa nulis lagi. The point is, grateful for what you have. Because grateful feeling is the best feeling ever..

Selasa, 10 Desember 2013

17th

Assalamualaikum,

Alhamdulillah masih diberi umur panjang sama Allah, finally I'm officially seventeen years old!!
Well, I've been waiting this age for long time. Cause I can have my driving licence :3 and also get a right to pick president next year!!

For me, now I'm old enough to be called a kid. So new responsibility, new things are waiting to come, so much things I have not accomplished, and then yeaaah so much stuffs I want to do. Also, still a lot things to change. Because I'm not longer a kid, and now is time to be more mature.

Hadiah? Dapet hadiah ulangan agama dan sejarah.
Dan yang paling precious, at first i thought my dad forgets my birthday and all of sudden on the way to school he is talking and ask my sister and I to pray for me. It was best birthday gift, frankly I cried that time. It was so sweet.

but I'm thankful for what Allah gives me all this time, hopefully I can be a better person and succeed in many things for years ahead. Dan bisa nentuin fakultas buat kuliah he he


Alimah Y.

Kamis, 14 November 2013

Sharing for Happiness




Kegiatan: Kelas Inspirasi Balikpapan
Tempat: SDN 027
Kamera: Canon 1000D

Karena Kami Perempuan

Assalamualaikum :)

Sekarang sudah H-3 minggu ulangan semester 5. Makin dekat dengan liburan, dan makin dekat juga dengan UAN :') oke stop kali ini nggak bahas cita-cita tapi lebih jauh dari cita-cita he he

Selasa kemarin tanggal 12 disekolah ada tes TOEFL setelah itu jadwal jadi sedikit berhamburan, dan salah satu dari guru saya telat masuk dan setelah naik keatas akhirnya nggak jadi ngajar dan lanjutlah ke ngobrol bermanfaat. Yang pastinya tentang jurusan kuliah :')

Dari SMP mungkin, mama saya selalu bilang kalau bisa ambil jurusan kuliah itu yang "keperempuanan" maksutnya disini prospek kerja kedepannya itu nggak harus kelapangan. Kerjanya bisa dari rumah, atau bisa buka usaha sendiri. Dan saya sangat setuju, karena bagaimana pun kodratnya wanita kan dirumah ngurus (insyaAllah) suami dan anak :)

Ditengah-tengah ngobrol bermanfaat guru saya bilang seperti ini khususnya buat yang perempuan karena kebetulan anak guru saya ini juga perempuan semua ada 3 jurusan yang sangat cocok buat yang perempuan. Pertama, kesehatan. Karena pada akhirnya nanti kalau sudah jadi istri dan ibu insyaAllah ilmunya bermanfaat buat keluar. Kedua, jurusan pendidikan. Karena Ibu adalah sekolah pertama untuk anak-anaknya. dan Ketiga, jurusan Management atau keuangan. Karena management keuangan yang paling hebat adalah Ibu, bisa mengatur pengeluaran juga perhitungan untung menabung di dalam rumah tangga kelak.

Tapi bukan karena akhirnya perempuan itu akan dirumah jadi tidak perlu ilmu yang tinggi seperti laki-laki. Karena Ibu lah yang akan jadi sekolah pertama bagi anak-anaknya harus memiliki pengetahuan yang luas, dalam bidang apa pun. "Perempuan harus memiliki ilmu yang tinggi sehingga kelak menghasilkan anak yang berilmu baik" ya seperti itulah quotes yang pernah saya baca.

Ya semoga kelak kami (para perempuan) menjadi Ibu yang baik yang mempunyai ilmu pengetahuan dan ilmu agama yang luas sehingga bisa mencetak anak-anak yang berilmu serta sholeh dan sholehah :

Alimah Y.